Jumat, 29 Oktober 2010

TEORI BELAJAR DAN PEMBELAJARAN

Pengertian Belajar Cronbach (1954) berpendapat : Learning is shown by a
change in behaviour as result of ex perience ; belajar dapat dilakukan secara baik dengan
jalan mengalami. Menurut Spears : Learning is to observe, to read, to imited, to try
something themselves, to listen, to follow direction, dimana pengalaman itu dapat
diperoleh dengan mempergunakan panca indra.
Robert. M. Gagne dalam bukunya : The Conditioning of learning
mengemukakan bahwa : Learning is a change in human disposition or capacity, wich
persists over a period time, and wich is not simply ascribable to process of growth.
Belajar adalah perubahan yang terjadi dalam kemampuan manusia setelah belajar secara
terus menerus, bukan hanya disebabkan oleh proses pertumbuhan saja. Gagne
berkeyakinan, bahwa belajar dipengaruhi oleh faktor dari luar diri dan faktor dalam diri
dan keduanya saling berinteraksi. Dalam teori psikologi konsep belajar Gagne ini
dinamakan perpaduan antara aliran behaviorisme dan aliran instrumentalisme.
Lester.D. Crow and Alice Crow mendefinisikan : Learning is the acuquisition
of habits, knowledge and attitudes. Belajar adalah upaya untuk memperoleh kebiasaankebiasaan,
pengetahuan dan sikap-sikap. Hudgins Cs. (1982) berpendapatHakekat belajar
secara tradisional belajar dapat didefinisikan sebagai suatu perubahan dalam tingkah laku,
yang mengakibatkan adanya pengalaman . Jung , (1968) mendefinisikan bahwa belajar
adalah suatu proses dimana tingkah laku dari suatu organisme dimodifikasi oleh
pengalaman. Ngalim Purwanto, (1992 : 84) mengemukakan belajar adalah setiap
perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku, yang terjadi sebagai suatu hasil dari
latihan atau pengalaman.
Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa belajar adalah segenap
rangkaian kegiatan atau aktivitas yang dilakukan secara sadar oleh seseorang dan
mengakibatkan perubahan dalam dirinya berupa penambahan pengetahuan atau
kemahiran berdasarkan alat indera dan pengalamannya.Oleh sebab itu apabila setelah
belajar peserta didik tidak ada perubahan tingkah laku yang positif dalam arti tidak
memiliki kecakapan baru serta wawasan pengetahuannya tidak bertambah maka dapat
dikatakan bahwa belajarnya belum sempurna.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar